hand drying methods

Metode pengeringan tangan

Hubungi kami untuk survey hygiene di 0 8001 333 777  atau isi form online

Metode pengeringan tangan

Tangan memainkan peran besar dalam kontaminasi silang dan merupakan salah satu faktor risiko terbesar dalam penyebaran patogen. Secara historis, gagasan praktik kebersihan tangan telah dikaitkan dengan mencuci tangan, namun, ada peningkatan pengenalan praktik kebersihan tangan dengan menggunakan gel tangan antimikroba dan pengeringan tangan dalam prosesnya. Ada juga pemahaman bahwa hal terpenting dalam praktik kebersihan tangan mencakup kegiatan terpadu antara mencuci, membilas, mengeringkan serta pencegahan kontaminasi ulang berikutnya.

Mengeringkan tangan secara menyeluruh setelah mencuci adalah komponen penting dari praktik kebersihan tangan yang baik terutama karena risiko kontaminasi silang lebih mungkin terjadi dari tangan basah daripada tangan kering. Satu studi menemukan bahwa tangan basah dapat menyebarkan hingga 1.000 kali lebih banyak bakteri daripada tangan yang kering, terutama jika pencucian tangan yang tidak optimal telah terjadi.

Sebelum memutuskan metode pengeringan tangan yang ideal, Anda harus membandingkan berbagai jenis metode pengeringan tangan untuk memahami mana yang paling sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda, terutama jika Anda ingin berinvestasi dalam penggunaan unit dispenser tisu tangan atau mesin pengering tangan otomatis.

Poin di bawah ini menguraikan manfaat relatif dari metode pengeringan tangan yang berbeda:

Tisu kertas

  • Penghapusan bakteri / kelembaban: salah satu metode pengeringan yang paling efektif dan dianggap sangat efektif dalam menghilangkan mikroorganisme dari ujung jari
  • Potensi kontaminasi ulang: tisu kertas yang tidak terlindungi pada toilet akan memiliki risiko kontaminasi yang lebih besar
  • Kontaminasi atmosfer: jika dibuang dengan cara yang tidak tepat, tisu kertas dapat menghadirkan risiko kontaminasi ulang
  • Kredensial penghijauan: dianggap lebih berbahaya jika dibandingkan dengan mesin pengering udara. Namun, hal ini dapat diatasi dengan menggunakan jenis tisu kertas yang dapat didaur ulang.

Warm hand dryer

  • Penghapusan bakteri / kelembaban: hasil yang bertentangan dan dianggap kurang efektif jika dibandingkan dengan tisu kertas dan jet hand dryer. Penelitian menemukan bahwa jumlah mikroorganisme meningkat setelah pengeringan
  • Potensi kontaminasi ulang: pengering tangan harus dibersihkan dan dirawat secara teratur. Penelitian telah mengungkapkan jumlah mikroba yang tinggi dalam debu atau puing internal
  • Kontaminasi atmosfer: pengering tangan dianggap tidak cocok untuk industri pengolahan makanan dan kesehatan. Studi menunjukkan risiko kontaminasi lingkungan dan atmosfer dapat terjadi lewat mesin pengering tangan
  • Kredensial penghijauan: dianggap jauh lebih ramah lingkungan jika dibandingkan dengan tisu kertas

Jet hand dryer

  • Penghapusan bakteri / kelembaban: studi menunjukkan bahwa jet hand dryer mampu menghilangkan kelembaban dan lebih efektif untuk proses pengering tangan jika dibandingkan dengan warm air dryer
  • Potensi kontaminasi ulang: memiliki tingkat kontaminasi tertinggi secara keseluruhan dibandingkan dengan metode pengeringan tangan lainnya
  • Kontaminasi atmosfer: risiko kontaminasi mungkin 60x lebih besar dari pengering udara atau warm air dryer dan 1300x lebih dari tisu kertas
  • Kredensial penghijauan: dianggap jauh lebih ramah lingkungan jika dibandingkan dengan tisu kertas

Metode pengeringan terbaik di tempat Anda harus merujuk pada preferensi karyawan, kemampuannya untuk menghemat energi, mengurangi jumlah maksimum kelembaban dan mikroorganisme dari tangan dan mudah untuk digunakan. Setiap metode pengeringan tangan yang disebutkan diatas memiliki nilai tambahnya masing-masing, namun semua harus dikelola dan dipelihara dengan tepat sehingga dapat secara maksimal digunakan oleh setiap penggunanya.